10th September, 2014

posted 2 weeks ago

Akhir-akhir ini, setelah sering kuulang doa: Allah, bantu aku unt mengingatMu, bantu aku unt bersyukur padaMu, bantu aku unt beramal sholih untMu,

Entah kenapa rasanya aku picik sekali kalo hanya menilai ‘nikmat’ itu adalah sekadar ketika aku dapat tugas ke Bandung, sekadar ketika aku dapat yg aku mau.

Jauh lebiihh dari itu, aku semakin memahami kata guru yg bahkan Kau sebut dlm kitab suci… Bahwa pada setiap skenarioMu terkandung kebaikan unt kami, bahwa walau caraMu menyayangi kami tak selalu berwujud bunga; tapi demikianlah, Kau selalu tahu apa-apa yg lbh baik bagi kami…

1st September, 2014

Air mata yang dibanggakan Allah itu air mata tobat. Bukan air mata rindu orang, apalagi air mata kelelahan.
- Uni Nurul (via irinepraptiningtyas)
posted 4 weeks ago

Menelusuri jejak-jejak kota ini, seperti membuka slide-slide masa lalumu. Lima tahun. Ya, bagaimana kota ini tidak kau rindukan jika kota ini menempamu selama lima tahun. Membawamu berakselerasi lebih cepat dengan al-Qur’an. Mengubah orientasi hidupmu untuk tidak sekadar tentang dunia. Maka sungguh, proses hijrah itu bukan sekali selesai, melainkan proses perbaikan sepanjang hidup. Allah, bantu aku untuk menjadi orang-orang yg terus bertaubat lg menyucikan diri…

30th August, 2014

Tak semua hal dapat kau mengerti dengan segera, Nak. Terkadang pemahaman itu hadir bersama waktu yang merangkak atau ilmu yang menanjak.
- (via ibnuahmd)

(Source: abdullahibnu)

27th August, 2014

Dan akhirnya, semua orang akan menuju Allah setelah matinya. Namun, berbahagialah orang yang telah menuju Allah sejak masih dalam hidupnya.
- (Sayyid Quthb dalam Ma’alim fith Thariq)

:”“”“(

(via isnidalimunthe)

(Source: mandalawangi, via isnidalimunthe)

22nd August, 2014

Al-Qur’an :”

posted 1 month ago

Semakin kau mempelajari al-Qur’an, semakin kau berusaha menambah hafalan al-Qur’anmu, semakin sering kau muroja’ah, kau tahu nak, kau akan semakin merasakan betapa Allah mencintaimu.

Dan ya… Di titik itu kau pasti menangis. Pasti menangis.

15th August, 2014

» 4 (Empat) Macam Hari

herricahyadi:

Syahdan, saya menemukan empat macam hari yang membentuk kedewasaan kita. Dari sini kita bisa memetakan bagaimana cara menyikapi hari-hari tersebut. Suatu hari, Al-Khalil bin Ahmad (w. 170 H) berkata:

"Hari-hariku ada 4 (empat) macam:

  1. Hari di mana aku bertemu orang yang lebih tahu dariku,…
Ya Allah, kerja ini juga bernilai ibadah kan? Kalo ga alamat rugi beraat inii
-

Pikiran yg tiba-tiba nyelip suatu hari. Di tengah dateline kerjaan yg bertubi-tubi.

Semoga bernilai ibadah :”“”

6th August, 2014

posted 1 month ago

Tinggal di daerah yg sangat susah majelis ilmu seperti sekarang ini, mau ga mau menuntutmu untuk membaca buku. Dan baru saja kemarin ketika aku bingung dari mana bisa beli buku lagi karena di sini pun tak ada toko buku. Mau beli online, tapi alamak, ongkir ke sini 85ribu. Maka ketika kemudian bos memberikan mandat untuk ke Ambon dan Bandung, Allah, nikmat mana lg yg bisa kudustakan? Dengan tugas itu aku bisa mampir Gramedia untuk beli buku, bisa mampir ke Pak Buyung untuk memborong semua buku… Nak, bukankah ini kesekian kalinya, Allah mengajarkanmu bahwa Ia Maha Mengabulkan doa jauh, jauh lebih baik dr yg kau pinta? ..

24th July, 2014

Terkadang kita sering tertukar untuk menentukan sebuah batas. Menggunakan batas maksimal nikmat untuk bersyukur, dan menggunakan batas minimal musibah untuk bersabar. Kita baru bersyukur ketika mendapatkan nikmat yang sangat besar, tapi sudah mengeluh dengan musibah yang begitu kecil. Padahal seharusnya, kita harus tetap bersyukur atas nikmat sekecil apapun dan berusaha sesabar mungkin untuk musibah sebesar apapun.
 

Copyright © 2009 ... karenaMu All rights reserved.
TumbleDesk Theme by Dave & Laptop Geek.